Semangat Pantang Mundur

SITIREJO, DESA.ID – Operator SIKS-NG se-kabupaten Pati saat ini lagi diuji keikhlasannya, kenapa tidak..!? Pasalnya dari Kementerian Sosial sedang melakukan finalisasi data-data bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, yang melalui Dinas Sosial Kabupaten. Dan semua itu ditargetkan, finalisasi data bansos itu harus rampung pada 1 Januari 2021.

Namun hebatnya para operator SIKS-NG tidak mau putusasa walaupun terkadang terkendala dengan jaringan dan server yang sangat lambat, karena saking banyaknya pengguna server pelayanan-disdukcapil.patikab, dan walaupun harus lembur mereka lakukan demi keluarga miskin

Sideka Tata Kelola Desa Dan Kawasan
Operator SIKS-NG dengan gigihnya pantang putus asa, input data demi warga desanya yang miskin. (DOC.SID/PUR-31/12/2020

Sebagaimana yang admin kutip dari laman Kemensos lewat pidato yang disampaikan oleh Mensos Ibu Risma (29/12/2020) bahwa untuk tahun 2021, bantuan-bantuan yang rutin diberikan oleh pemerintah, itu datanya saat ini sudah hampir final, Kenapa hampir, karena dari Kemensos akan mengembalikan data-data tersebut ke daerah / Dinsos, dan selanjutnya operator SIKS-NG tingkat desa pasti akan mendapatkan tugas yang sangat berat, dikarenakan data-data tersebut harus di onlinekan dengan Dukcapil Pusat dan itu harus kembali ke pemerintah pusat tanggal 1 Januari.

Tri Rismaharini yang akrab disapa Risma ini juga menyebut adanya pertanyaan “Bu, 1 Januari libur”. Menurut Risma, “Kita nggak ada libur.”

Sideka Tata Kelola Desa Dan Kawasan
Operator SIKS-NG dengan gigihnya pantang putus asa, input data demi warga desanya yang miskin. (DOC.SID/PUR-31/12/2020

Percepatan penyelesaian data bansos, dikarenakan adanya instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa pada pekan pertama Januari, bansos sudah harus bisa diberikan kepada masyarakat. Sesuai dengan instruksi Bapak Presiden bahwa minggu pertama bulan Januari bantuan ini sudah bisa diberikan kepada penerima manfaat bantuan.

Alasan lainnya, bansos yang akan diberikan secara tunai pada 2021, diharapkan dapat membantu menggerakkan roda perekonomian nasional, termasuk di daerah. Juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan akan membantu perekonomian di daerah supaya tidak turun.

Gambarannya, bantuan untuk sembako diperkirakan rata-rata mencapai Rp 3,76 triliun. Bila dibagi dengan 514 kabupaten/kota di Indonesia, maka bantuan sembako untuk satu kabupaten/kota mencapai sekitar Rp 60 miliar. Itu artinya akan ada perputaran uang yang cukup besar di daerah.


Salam Sideka Platform Tata Kelola Desa, semangat pantang mundur untuk teman-teman operator SIKS-NG demi masyarakat miskin.

Administrator : Purwanto

Sumber : Kemensos RI

COPYRICGH © DESA.ID

About Sitirejo-Tambakromo 350 Articles
Mewujudkan Transparansi, Mempromosikan, Membantu Menduniakan Desa