Pelaksanaan Musrenbangdes Sitirejo Tahun 2020 Dan Penyusunan RKPDes 2021 Menyesuaikan Dengan Prioritas Penggunaan DD 2021

DESA.ID – Sitirejo, 09 November 2020 Kepala Desa Sitirejo membuka Musrenbangdes 2020 dan RKPDes ( Rencana Kerja Pemerintah Desa) 2021 secara terbuka. Musrenbangdes tahun ini diadakan ditengah wabah Pandemi COVID-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dan yang paling awal sebelum musyawarah dimulai, para anggota musyawarah untuk daftar hadir, setelah itu musyawirin dipersilahkan masuk ruangan dengan tetap menjaga jarak.

Sideka Tata Kelola Desa Dan Kawasan
Para anggota musywarah dipersilahkan untuk mengisi daftar hadir, yang didampingi oleh petugas'(DOC.09/11/2020-SID/PUR)
Sideka Tata Kelola Desa Dan Kawasan
Pembawa acara Sekdes (Sumarlan, SE.)-(DOC.09/11/2020-SID/PUR)

Pada kesempatan kali ini pembukaan dibawakan oleh Sekdes (Sumarlan, SE.), dan dilanjutkan dengan sambutan pak Kepala Desa (Darsono).

Dalam sambutannya, Kepala Desa Darsono mengatakan, “Musrenbangdes Sitirejo kali ini akan kami laksanakan sesuai Juknis dari pemerintah diatasnya.” dengan mengacu dan berpedoman dengan pengakuan Presiden RI Jokowidodo, yaitu beliau (Presiden RI) optimistis tahun 2021 akan menjadi tahun pemulihan bagi Indonesia setelah dilanda pandemi virus Corona atau COVID-19. Oleh karena itu, program pemulihan akan menjadi fokus Rencana Kerja Pemerintah (RKP) pada tahun 2021.” Tegas Kepala Desa Darsono.

Sideka Tata Kelola Desa Dan Kawasan
Sambutan Kepala Desa (Darsono)-(DOC.09/11/2020-SID/PUR)

Lebih lanjut Kepala Desa Darsono mengatakan, “mau tidak mau pemerintah desa harus mengikuti juknis dari Presiden yang menekankan RKPDes yang disusun pada tahun 2021 harus adaptif dengan kondisi ekonomi, sosial Indonesia pada saat ini. Beliau menjelaskan ditengah situasi Pandemi  COVID-19 pemerintah telah melakukan realokasi dan perubahan fokus (recofusing) anggaran kedalam tiga prioritas, yakni prioritas kesehatan, prioritas jaring pengaman sosial dan prioritas stimulus untuk pemulihan ekonomi.” Kepala Desa Mengakhiri sambutannya.

Sejalan dengan itu Narasumber dari Kecamatan Bapak Bambang Styo Utomo mengatakan, “ada 7 prioritas nasional dalam RKP 2021, yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“Prioritas itu meliputi penguatan ketahanan ekonomi, pengembangan wilayah, peningkatan SDM, peningkatan revolusi mental dan pembangunan kebudayaan, penguatan infrastruktur dan pembangunan lingkungan hidup.” Lanjut Pak Bambang.

Lebih lanjut Pak Bambang juga menyampaikan, “karena pada ini masa jabatan Kepala Desa akan berakhir, untuk itu Pemerintah Desa untuk tahun yang akan datang harus menganggarkan untuk Pilkades,” “karena kami dari pemerintah kecamatan sudah menerima surat pemberitahuan dari BPD.” Pungkas Pak Bambang.

Sideka Tata Kelola Desa Dan Kawasan
Sambutan Narasumber dari Kecamatan (Bapak Bambang Setiyo Utomo)-(DOC.09/11/2020-SID/PUR).

Sebagaimana yang disampaikan Narasumber, Mas Ajik (Pendamping Desa) menyampaikan sedikit cuplikan dari PP Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa, yaitu antara lain adalah :

  1. Menganggarkan Padat Karya Desa;
  2. Penyediaan Listrik
  3. Pendataan Desa
  4. Pengembangan Tekhnologi (seperti Website Desa Dll)
  5. Pengembangan Wisata
  6. Penguatan Ketahan Pangan
  7. Pencegahan Stunting
  8. Dan masih banyak lagi…. Untuk selengkapnya silahkan kunjungi LINK INI
Sideka Tata Kelola Desa Dan Kawasan
Sambutan Pendamping Desa (Mas Ajik), yang menyampaikan PP Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Priritas Penggunaan Dana Desa-(DOC.09/11/2020-SID/PUR).

Lebih lanjut Mas Ajik juga menjelaskan arah kebijakan nasional pada RKP 2021 terkait sinkronisasi perencanaan pembangunan daerah dalam mendukung prioritas nasional tahun 2021 sesuai dengan 5 visi misi Presiden Jokowi yang menyasar pada  pembangunan sumber daya manusia dalam fokus pada pendidikan dan kesehatan, kemudian melanjutkan pembangunan infrastruktur, melaksanakan perbaikan regulasi dan penyederhanaan birokrasi, terutama yang berkaitan dengan masalah membuka iklim investasi, dan kemudian mentransformasi ekonomi dari yang berbasis sumber daya alam ke manufaktur dan jasa modern.

Namun sayangnya, program-program dalam lima visi yang telah dipecah dalam rencana kerja pemerintah tahunan, dan menjadi patokan bagi seluruh pemerintah daerah dalam menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), harus terkendala dengan adanya Pandemi COVID-19 yang telah menjadi Pandemi Global.

Untuk itu, pihaknya menyiapkan 2 (dua) skenario khusus dalam penanganan COVID-19 yaitu.

  1. Opsi satu kalau COVID-19 ini masih berlanjut maka fokus kita tetap pada penanganan COVID-19, mulai dari mencegah penyebarannya, memperkuat sistem kekebalan tubuh warga, memperkuat kapasitas kesehatan dan sistem kesehatan, memperkuat ketahanan pangan, mengembangkan industri alat kesehatan, juga mendukung social safety net.  Bantuan-bantuan sosial kepada warga yang sulit, dan juga menjaga agar dunia usaha tetap bisa hidup, ekonomi tetap berjalan meskipun lamban dibandingkan sebelumnya, tidak mati sama sekali. Itu prioritas kita nomor satu,” Ujar Mas Ajik.
  2. Prioritas nomor dua, jika COVID-19 ini masih tetap berlangsung, (pada tahun) 2021 adalah kita memprioritaskan program yang mendesak, mendesak bagi skala nasional, strategis sifatnya dan kemudian program yang mendesak untuk tingkat kewilayahan atau daerah itu sendiri, yang tidak bisa ditunda. Itulah saya kira 2 program penting yang dikerjakan bila skenarionya adalah COVID-19 di tahun 2021 masih berlanjut,” tambahnya.
Sideka Tata Kelola Desa Dan Kawasan
Nampak team dari Pendamping Lokal Desa dan Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPMD), dan juga Kader PKK. (DOC.09/11/2020-SID/PUR)

Musrenbangdes sendiri berjalan dinamis meski diawal pembukaan terkendala karena dengan jadwal waktu yang sama juga ada acara Rembuk Stunting

Pewarta : SID Sitirejo/OP-PUR (09/11/2020)

Referensi : Asisten Tenaga Ahli Kebijakan Publik LGCB-ASR Regional Pusat

About Sitirejo-Tambakromo 345 Articles
Mewujudkan Transparansi, Mempromosikan, Membantu Menduniakan Desa