Pembangunan Talud Irigasi / Saluran Tersier Bendung Mendung Dukuh Gabusan Desa Sitirejo Daerah Irigasi Keden

SITIREJO-TAMBAKROMO.DESA.ID_Berbagai upaya dilakukan pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Pati guna mewujudkan ketahanan pangan sebagaimana yang dicanangkan pemerintah Pusat. Salah satu upaya yang saat ini sedang giat dilakukan adalah menganggarkan dana untuk pembangunan infrastruktur pertanian seperti pembangunan talud badan irigasi.

Seperti yang sudah dilakukan di salah satu saluran irigasi tersier di Dukuh Gabusan Desa Sitirejo Kecamatan tambakromo Kabupaten Pati yaitu, Pembangunan Talud Irigasi / Saluran Tersier yang berlokasi di Bendung Mendung Dukuh Gabusan Desa Sitirejo DAERAH IRIGASI KEDEN yang meliputi 3 (tiga) Desa yaitu : (Desa Tambakromo, Desa Sitirejo dan Desa Karangmulyo) Kecamatan Tambakromo-Pati Jateng.

Lokasi Pembangunan Talud Daerah Irigasi Keden ( BENDUNG MENDUNG DUKUH GABUSAN DESA SITIREJO )

Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tani Rejo Selamet Riyadi saat di temui Operator SID mengatakan, “Pembangunan Talud Irigasi / Saluran Tersier yang berlokasi di Bendung Mendung Dukuh Gabusan Desa Sitirejo DAERAH IRIGASI KEDEN ini adalah jawaban dari Proposal yang kami kirim setahun yang lalu dan mendapat tanggapan positif dari pihak BPWS Pawali Juwana dari hasil survei yang pernah mereka lakukan”.

Baca Juga : Pembangunan Talud Jalan Pertanian Lor Gabusan

lebih lanjut Selamet Riyadi Mengatakan “Pembangunan Talud Irigasi / Saluran Tersier yang berlokasi di Bendung Mendung Dukuh Gabusan Desa Sitirejo DAERAH IRIGASI KEDEN ini rencana sepanjang kurang lebih 243 meter ini di mulai pada 01 Oktober 2020 dan dianggarkan selama 30 hari (1 Bulan) dengan anggaran sebesar Rp. 195.000.000”. Terang Selamet Riyadi.

Dari Anggaran sebesar tersebut diatas ketua P3A Selamet Riyadi kepada Operator SID juga menyebutkan bahwa “Material yang digunakan untuk Pembangunan Talud Irigasi / Saluran Tersier yang berlokasi di Bendung Mendung Dukuh Gabusan Desa Sitirejo ini diambilkan dari material yang berkualitas terbaik, dengan tujuan menjaga kualitas pembangunan dan supaya Pembangunan Talud Irigasi ini bisa dipergunakan oleh petani dalam jangka panjang. pungkas Selamet Riyadi (Kamis, 01/10/20).

Pekerja Swakarya masyarakat saat memulai menggali tanah untuk Pembangunan Talud Saluran irigasi Bendung Mendung Dukuh Gabusan Daerah Irigasi Keden pada hari Kamis, 01 Oktober 2020.

Fungsi pembangunan talud pada dinding saluran irigasi ini adalah untuk menahan tanah yang terletak di belakangnya, melindungi kondisi tanah di depannya, dan mencegah timbulnya bahaya longsor. Penyebabnya bisa bermacam-macam seperti berat tanah, berat benda, dan berat air yang terlampau berlebih. Sedangkan kegunaan talud secara khusus antara lain sebagai pelindung area tebing, pemelihara sarana dan prasarana, serta pemanfaatan ruang dari suatu pembangunan. (OPD/SID)

Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tani Rejo Selamet Riyadi saat di temui Operator SID
About Sitirejo-Tambakromo 345 Articles
Mewujudkan Transparansi, Mempromosikan, Membantu Menduniakan Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan