Sepuluh Muharrom / Tanggal Sepuluh Suro Hari Raya Anak Yatim

Kabar Desa Keagamaan Lingkungan Potensi Desa Sosial Tokoh Agama Tokoh Masyarakat

DESA.ID – SITIREJO-TAMBAKROMO

Sabtu, 29 Agustus bertepatan dengan 10 Muharrom mengadakan kegiatan yang berupa santunan anak yatim, kegiatan yang sudah berjalan kurang lebih 5 tahun ini bertempat di Masjid Nurul Huda Sitirejo Tambakromo.

Hadir dalam acara tersebut Bapak Kepala Desa (DARSONO), Ta’mir Masjid (K. Moh. Idris), Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Ibu-ibu Jamaah yang ada di Desa Sitirejo, Ibu-ibu Muslimat, Mbak-mbak Fatayat dan juga anak-anak Yatim yang nantinya akan diberikan santunan.

Acara tersebut dimulai dengan beberapa susunan acara sebagai berikut :

  1. Pembukaan dengan Pembacaan Suroh Al-fatihah (Pembawa Acara)
  2. Pembacaan Ayat Suci Alqur’an (Mbak Layyin)
  3. Pembacaan Tahlil (Bapak H. Marwan)
  4. Sambutan Panitia Santunan Anak Yatim (Ahmad Zainuri)
  5. Sambutan Kepala Desa (Bpk. Darsono)
  6. Sambutan Ketua Ta’mir (K. Moh. Idris)
  7. Sambutan Perwakilan Jamaah Muslimat (Ibu Fatimah)
  8. Santunan Anak Yatim (Para Donatur)
  9. Mauidzoh Hasanah / Penutup Dan Do’a (K. Nur Rohmad)

Santunan Anak Yatim

Anak yatim adalah mereka yang tidak lagi memiliki ayah karena wafat. Dalam Islam, seseorang yang menyantuni anak yatim akan mendapatkan keutamaan dan pahala yang besar. Seperti yang dikatakan Sahl bin Sa’ad RA, bahwa Rasulullah bersabda,

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَا » وأشار بالسبابة والوسطى وفرج بينهما شيئاً

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya.

Dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa seseorang yang menyantuni anak yatim akan mendapatkan tempat tinggi di surga, berdekatan dengan Rasulullah SAW.

Keutamaan Berikan Santunan Anak Yatim

Selain keutamaan di atas, Imam Bukhari juga meriwayatkan hadits yang menjelaskan keutamaan dari menyantuni anak yatim. Hadits tersebut berisi:

  1. Seseorang yang menyantuni anak yatim akan mendapatkan kedudukan tinggi di surga.
  2. Menanggung anak yatim berarti memperhatikan dan mengurusi semua kebutuhan hidupnya, mulai dari kebutuhan sandang, makanan dan minuman, hingga memberikan pendidikan secara Islam.
  3. Keutamaan ini akan didapatkan oleh mereka yang memberikan santunan dengan harta sendiri atau pribadi, baik berhubungan keluarga dengannya maupun tidak ada.

Sedekah untuk anak yatim memberikan hikmah pahala yang terus mengalir, harta yang berkah, menjauhkan diri dari api neraka, serta dapat menyejukkan hati.

PEWARTA : OPD / SID