Tradisi Barikan Di Desa Sitirejo, Pengikat Kerukunan Antar Umat

Kabar Desa Keagamaan Lingkungan Seni dan Kebudayaan Tokoh Masyarakat

Sitirejo-Tambakromo – Barikan adalah tradisi orang jawa yang merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh masyarakat Desa Sitirejo Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati Jateng setiap awal bulan Suro (kalender Jawa) dan setiap malem jumat wage.

Acara tersebut dilaksanakan sebagai wujud syukur kepada yang kuasa dan berdoa supaya masyarakat sekitar di berikan keselamatan, kesehatan, rezeki yang melimpah dan tolak balak dari mara bahaya. Hal ini diungkapkan oleh Ketua RT 08/01 Duuh Gabusan-Sitirejo (Selamet Riyadi) saat Masrahkan apa yang menjadi niat/tujuan acara ini kepada pak modin (Purwanto), Jum’at (24/1/2020).

Selamet mengakui, ia merasakan hangatnya sebuah kerukunan. Di desa ini, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rukun sesuai dengan ajaran agamanya masing-masing. Ia berharap, kerukunan antar umat ini di Desa tersebut dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain yang memiliki penduduk dengan ragam etnis, suku dan agama.

“Dengan keramahan, keberagaman etnis, suku, agama, tetap bersatu. Persatuan dan kesatuan itu merupakan modal kita dalam pembangunan,” ujarnya

“Desa diharapkan aman tentram damai dan rukun, Kegiatan ini ditandai dengan kondangan/hajatan dengan bubur merah, Tahlilan, jajanan dan lainnya,” ujarnya.

Tradisi barikan biasanya dilakukan di tengah tengah desa ataupun di pertigaan desa-desa di perdukuhan masing-masing. (OPD/SID)

Operator SID Sitirejo